KEGIATAN DESA BINAAN

5 Mei 2015 oleh :

1. Hari Gizi Nasional (HGN)

Kegiatan ini dilaksanakan untuk memperingati Hari Gizi Nasional yang jatuh pada tanggal 25 Januari yang diharapkan dapat menjadi momentum berkala untuk selalu mengingatkan dan mendorong pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat tentang pentingnya memiliki kesadaran gizi yang baik dan menerapkan perilaku gizi yang seimbang. Peran mahasiswa kedokteran sehubungan dengan hal tersebut pada HGN 2015 adalah membangun semangat dan kesadaran gizi agar terjadi percepatan perbaikan gizi. Oleh karena itu, sebagai wujud peran dan keikutsertaan, HMPD SEMAKU telah mengadakan peringatan HGN di desa binaan yang lokasinya di Desa Demangan, Argodadi, Sedayu pada tanggal 25 Januari 2015. Rangkaian acara tersebut yaitu diantaranya pengumpulan telur dari 4 angkatan dan internal HMPD SEMAKU dengan branding stiker, pemeriksaan Tensi gratis oleh mahasiswa kepada semua warga yang datang, pembagian pretest yang akan menjadi tolak ukur seberapa jauh warga mengetahui wawasan mengenai gizi seimbang, pemberian penyuluhan oleh dokter mengenai gizi seimbang dan pengaplikasiannya dalam kehidupan sehari – hari, pembagian postest sebagai indikator keberhasilan acara dan penyerapan ilmu yang diberikan melalui penyuluhan serta penambahan pengetahuan yang dimiliki oleh warga, demo masak yang akan dipandu oleh chef mengenai teknik dan takaran gizinya dengan menu utama telur, pembagian telur kepada warga serta selama acara berlangsung dilakukan live report sebagai bukti keserentakan kegiatan di masing – masing institusi sehingga dapat dipertanggungjawabkan dengan pihak MURI.

 

des 002

des 1

2. Perintisan Taman Baca

Perintisan taman baca ini sebagai wujud kegiatan pengembangan masyarakat yang tidak “hide and run”untuk mencapai tujuan masyarakat yang berkembang lebih baik karena pendidikan dan kesehatan merupakan hal dasar bagi kesejahteraan masyarakat, dimana kesehatan tidak dapat berjalan dengan baik ketika pendidikannya rendah begitupula sebaliknya. Pembangunan taman baca telah dilaksanakan dalam rentang waktu Januari 2015 hingga Maret 2015 di Desa Demangan, Argodadi, Sedayu. Sementara untuk buku bacaan yang akan mengisi Taman Baca tersebut diadakan pengumpulan kolektif dari 4 angkatan dan internal HMPD SEMAKU dengan branding stiker. Diperkirakan akan dilaksanakan pembukaan dan peresmian Taman Baca tersebut pada awal Maret serta akan diserahkan kepada PAUD Desa untuk penjagaan dan keberlangsungannya dengan tetap dipantau oleh Divisi Pengembangan Masyarakat HMPD SEMAKU FKIK UMY. Dengan adanya Taman Baca ini diharapkan dapat menjadi sumber pengetahuan dan wawasan tambahan bagi anak-anak di desa binaan di luar kegiatan sekolah, tentunya dengan buku-buku bacaan yang akan selalu diperbaharui dan beragam.

 

3. Semaku Mengajar

Semaku Mengajar merupakan sebuah program kerja yang difokuskan meningkatkan peran serta mahasiswa PSPD 4 angkatan dengan harapan meningkatkan jiwa sosial mereka dalam ranah pendidikan, lebih peka dan peduli akan realitas pendidikan di negeri ini, dapat menularkan optimisme, serta dapat belajar kepemimpinan dalam mengajar yang dimana harapan – harapan tersebut juga menjadi penguat tujuan untuk meningkatkan kecerdasan wawasan dan ilmu pengetahuan serta pemberian reward yang dapat memotivasi mereka dalam berkompetisi dan terus berkarya. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada hari minggu, 12 April 2015 di Desa Demangan, Argodadi, Sedayu. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, kami mengadakan open recruitment kepada mahasiswa PSPD 4 angkatan yang akan dijadikan Fasilitator. Mekanisme kegiatan Semaku Mengajar dengan mengelompokkan anak-anak berdasarkan tingkat pendidikan dan usianya sebagai berikut

  1. Usia 4-5 tahun (Pra TK dan TK)

Proses belajar mengajar akan dipandu oleh tiga pengajar dengan materi pembelajaran

  1. Belajar menggambar, berhitung (pengenalan angka), menulis, dan menyanyi.
  2. Mengajarkan doa sehari-hari.
  3. Praktik mencuci tangan standar WHO.
  4. Usia 6-8 tahun (Kelas 1-3 SD)

Proses belajar mengajar akan dipandu oleh tiga pengajar. Materi pembelajaran meliputi

  1. Mata pelajaran matematika dasar, bahasa Inggris, dan pengenalan oftalmologi.
  2. Mengajarkan doa sehari-hari.
  3. Praktik mencuci tangan standar WHO.
  4. Usia 9-11 tahun (Kelas 4-6 SD)

Proses belajar mengajar akan dipandu oleh tiga orang pengajar dengan materi pembelajaran meliputi

  1. Mata pelajaran matematika, bahasa Jawa, pengetahuan umum, dan kebangsaan.
  2. Pengenalan oftalmologi.
  3. Praktik mencuci tangan standar WHO.

Di sela-sela proses belajar semua anak diberikan mini ulangan pada 15 menit terakhir pembelajaran untuk mengetahui daya tangkap dan pemahaman anak setelah proses belajar dilakukan sebagai bahan evaluasi metode pembelajaran. Kegiatan praktik mencuci tangan standar WHO ini diajarkan untuk melatih higienitas diri anak ketika akan makan ataupun kegiatan lain. Setelah selesai belajar seluruh anak-anak diajak dan dipandu oleh fasilitator untuk membuat prakarya yaitu mengecat celengan gerabah yang berbentuk binatang. Acara dilanjutkan dengan mempersembahkan sebuah drama berjudul “Nyanyian Kardus” menceritakan anak miskin dan bodoh yang selalu dicemooh temannya namun dia berusaha belajar dengan keras akhirnya bisa menjadi menggapai cita-citanya menjadi dokter. Di akhir acara peserta mendapatkan reward ditentukan dari mini ulangan dari tiap kelompok usia dan untuk seluruh peserta mendapatkan bingkisan berupa pensil dan penghapus.

des 001