Kawasan Tanpa Rokok

10 Desember 2015 oleh :

Muhammadiyah Tobacco Control Center (MTCC) UMY sebagai salah satu pusat studi di bawah LP3M UMY memiliki peranan penting dalam mewujudkan KTR khususnya di wilayah Yogyakarta.

Peran MTCC dalam upaya pengendalian tembakau di Kota Yogyakarta antara lain meliputi kegiatan-kegiatan advokasi untuk pemerintah daerah dalam mewujudkan peraturan daerah tentang kawasan tanpa rokok. Selain itu MTCC juga aktif dalam melakukan kegiatan-kegiatan penelitian terkait tobacco control. Penelitian-penelitian tersebut dilakukan dengan kerjasama antara lain dengan; the Johns Hopkins School of Public Health, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Dinas Kesehatan DIY, serta beberapa lembaga lainnya. Dalam meningkatkan penelitian di bidang tobacco control, MTCC juga memberikan bimbingan karya tulis atau skripsi, baik untuk mahasiswa UMY maupun Universitas-universitas lainnya, khususnya yang berada di wilayah Yogyakarta.

Harapannya, melalui pengembangan riset dan advokasi Kawasan Tanpa Rokok ini akan menjadi upaya yang efektif untuk diterapkan di wilayah Yogyakarta dalam menekan angka kematian dan kesakitan akibat rokok serta mencegah meningkatnya angka perokok pemula.

Dalam acara talk show yang ditayangkan oleh ADI TV (Senin, 30 November 2015  pukul 19.00 – 20.00) yang dihadiri narasumber dari Kepala Dinas Kesehatan DIY,  Dokter Puskesmas DIY dan wakil MTCC oleh dosen PSIK UMY, Dianita Sugiyo Ns., MHID membahas tema Kawasan Tanpa Rokok (KTR). KTR adalah kawasan dimana Dilarang untuk merokok, memproduksi, menjual, dan mempromosikan rokok.

Kawasan tersebut meliputi: fasilitas pelayanan kesehatan; tempat proses belajar-mengajar; tempat anak bermain; tempat ibadah; fasilitas olahraga; angkutan umum; tempat kerja; dan tempat umum.

Adapun tujuan dari diterapkannya aturan KTR adalah sebagai berikut: memberikan perlindungan dari bahaya asap rokok; memberikan ruang dan lingkungan yang bersih, sehat; melindungi kesehatan masyarakat secara umum dari dampak buruk merokok baik langsung maupun tidak langsung; memenuhi rasa aman dan nyaman warga; dan meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat.