JARIMULIA LEAFLET DAN POSTER

8 Juni 2015 oleh :

 

Duniasaatinimenghadapiancaman pandemic HIV/AIDS, tidakterkecuali Indonesia. Di seluruhduniadiperkirakanlebihdari 20 juta orang meninggalkarena AIDS dan 50 juta orang hidupdengan HIV/AIDS. Perkembangan virus HIV/AIDS di Yogyakarta dari Low Epidemic Concentrat epidemic menunjukanbahwapenyebararn virus HIV/AIDS memerlukanperhatiandanpenanggulangan yang komprehensif.

Daerah Istimewa Yogyakarta sebagaikotapelajar, daerahtujuanpariwisatasertapusatbudayamerupakandaerah yang cukuprawanpenularan virus HIV/AIDS. Sejak di laporkankasuspertama di Jogjakarta tahun 1993 padaseorang WNA makasetiaptahunterlaporkanadanyakasus HIV/AIDS dan 3 tahunterakhirmenunjukankecenderunganpeningkatan, data dari KPAD per Desembertahun 2006 tercatatjumlahterinveksi HIV/AIDS di Jogjakartatercatat 399 kasusdengan 208 kasus HIV positifdan 91 kasus AIDS, lebihdari 50 % adalahusiaremajaantera 20 – 29 tahu,makafocuspenanggulanganepidemik HIV/AIDS harusditujukankepadagenerasimuda. Namunsering kali kebutuhandari 1 milyardgenerasimuda di duniatidakcukupmendapatperhatiankhususnyaketikamenyusunstrategipenaggulangan HIV/AIDS, demikian pula saatkebijakandisusundandanadialokasikan. Selain itu pengetahuan akan kesehatan reproduksi serta bahaya NAPZA juga sangat penting untuk diketahui kalangan anak muda terutama mahasiwa.

UntukituselakupengurusJariMuliakami akan memberikan pengetahuan tentang HIV Aids, kesehatan reproduksi dan bahaya NAPZA kepada seluruh mahasiswa FKIK dengan pembuatan leaflet dan poster. Poster dan leaflet yang dibuat dimaksudkan untuk memudahkan pemahaman mengenai sehubungan dengan pengetahuan yang akan kami sampaikan.