International Dental Summer School

10 Desember 2017 oleh :

International Dental Summer School (IDSS) adalah kegiatan belajar jangka pendek dengan peserta mahasiswa kedokteran gigi di seluruh dunia. IDSS 2017 merupakan kegiatan summer school angkatan ke tujuh yang sebelumnya dimulai pada tahun 2010 dengan tujuan menjalin kerja sama dengan mahasiswa kedokteran gigi internasional dalam menangani kesehatan gigi dan mulut, khususnya masyarakat Indonesia. Selanjutnya, mahasiswa kedokteran gigi internasional juga diberi pengetahuan tentang sistem kesehatan publik yang ada di Indonesia sehingga mampu mengingkatkan kesehatan gigi masyarakat Indonesia.

International Dental Summer School dilaksanakan kembali pada tahun 2017, melanjutkan keberhasilan dari tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun 2010 peserta IDSS sebanyak 13 peserta dan terus meningkat hingga pada tahun 2016 peserta IDSS berjumlah 26 orang yang berasal dari 12 negara yang berbeda. Kegiatan education program terdiri dari kuliah, skill lab, diskusi, dan visit. Peserta diharapkan mampu memiliki skill yang diperlukan saat menghadapi pasien saat melaksanakan bakti sosial di lapangan. Educational program akan diakhiri dengan case presentasi dan evaluasi di akhir acara. Social program atau non educational program adalah program yang sering mengalami perubahan tiap tahunnya. Pada tahun pertama dance training dan belajar membatik masuk sebagai agenda non educational program akan tetapi tahun berikutnya kegiatan ini di eliminasi karena memakan banyak waktu dan hasilnya kurang maksimal. Hal ini dilakukan agar seimbang dengan kegiatan non educational yang diberikan.

Kegiatan summer school tentu saja didukung oleh berbagai faktor dalam pelaksanaannya. Mulai dari tempat tinggal, makanan, dan transportasi, IDSS memiliki pandangan bahwa tempat tinggal yang nyaman akan mendukung suasana belajar peserta oleh karena itu sejak 2011 IDSS mengubah sistem hosting menjadi sistem guest host dimana sebelumnya peserta tinggal di rumah mahasiswa Indonesia maka untuk IDSS 2011 dan selanjutnya peserta tinggal di sebuah hotel bersama peserta lainnya.

Sejauh ini IDSS adalah summer school  kedokteran gigi pertama di Indonesia bahkan di dunia, itulah yang menjadi kekuatan IDSS untuk terus diminati oleh mahasiswa kedokteran gigi dunia. Dukungan dari organisasi kedokteran gigi international didapatkan oleh IDSS 2012 dengan dilaksanakannya international voluntary project selama kegiatan IDSS berlangsung.

Biaya pendaftaran International Dental Summer School dibebankan pada peserta sebesar 440 Euro untuk educational dan 135 Euro untuk non educational dalam bentuk bank transfer atau on site payment untuk kegiatan non educational. Peserta akan mendapatkan fasilitas dan akomodasi selama 17 hari yaitu penginapan, transportasi, konsumsi, acara kebudayaan, pendidikan di kampus berupa kuliah, skill lab, diskusi, kunjungan dan tambahan marchandise, yaitu buku panduan, tas, kaos, pin dan id card. Di luar kegiatan edukasi yaitu social program peserta diminta membayar sesuai destinasi dan kegiatan yang diinginkan, sehingga peserta membayarkan tempat yang akan dikunjungi saja. Hal ini mulai berlaku sejak IDSS 2011 karena dianggap lebih efektif dalam meminimalisir dana yang tidak diperlukan peserta. Apabila masih ada tempat yang tidak masuk dalam daftar yang diberikan panitia, peserta dapat mengunjunginya secara pribadi setelah sebelumnya diberikan guideline pamflet saat registrasi di kampus.

Harapan panitia untuk IDSS 2017 adalah kegiatan yang lebih bermutu dan berkualitas sehingga tidak hanya pengalaman, akan tetapi peserta dapat mengimplementasikannya dalam praktik sehari-hari.