Kamis, 18 Juli 2019 para peserta The 6th IENC dibangunkan pukul 05.00 untuk Sholat Subuh dan kemudian melakukan rangkaian kegiatan selanjutnya. Kegiatan selanjutnya adalah senam (flashmop) bersama dengan seluruh panitia. Di sela-sela peserta melakukan flashmop, peserta dikejutkan dengan adanya sirine banjir. Sirine banjir merupakan tanda dari panitia bahwa kegiatan SIMULASI BENCANA telah dimulai. Kegiatan simulasi bencana ini bekerja sama dengan SAR Muhammadiyah DIY dengan personil sejumlah 8 orang, salah satu diantaranya adalah Ilham Yoga Pratama yang juga merupakan anggota NCC Emergency.

Setelah adanya sirine, peserta dikumpulkan oleh ICS (Incedent Command System) yaitu Mr Neil dari Filipina untuk di brefing dan dibagikan tugas. Sementara itu panitia yang bertugas dan SAR Muhammadiyah DIY menyiapkan para probandus korban banjir sesuai dengan denah yang sudah dibuat. Ilham salah satu anggota SAR Muhammadiyah DIY mengatakan : “simulasi ini di setting 20 probandus, 1 RSL dengan kapasitas 10 bed, 1 collecting area dan 2 ambulance dan alhamdulillah lancar, semua peserta terlihat sangat antusias bahu-membahu mengevakuasi korban menuju collecting area”

Selanjutnya peserta disuguhkan dengan materi yang sangat ditunggu-tunggu oleh peserta yaitu materi HR (Horizontal Rescue) dan VR (Vertical Rescue) yang bekerjasama dengan SAR DIY. Materi HR VR ini juga dibarengi dengan materi Water and Sanitation Hygine oleh Mr. Neil M. Martin, Rn, MAN, MBE.

Pukul 15.00 acara di tutup di Prambanan oleh Kemahasiswaan PSIK FKIK UMY bapak Dinasti Pudang Binoriang, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kom dan dilanjutkan dengan foto bersama peserta dan panitia di area Camping Ground. Riska Permana, selaku ketua The 6th IENC memaparkan : “alhamdulillah acara berjalan sesuai dengan ekspektasi dari panitia, tidak ada kendala yang berarti, mungkin hanya kendala terkait bahasa saja karena memang ini acara internasional sehingga bahasa inggris dari setiap negara berbeda sehingga kadang masih sedikit sulit dimengerti. Peserta juga cukup tertib dan sangat antusias hingga akhir kegiatan”