Kesehatan merupakan salah satu unsur yang berpengaruh pada perkembangan hidup manusia, untuk itu diperlukan usaha-usaha yang dapat meningkatkan taraf  kesehatan masyarakat Indonesia. Mahasiswa sebagai generasi penerus sekaligus elemen intelektual dalam masyarakat adalah salah satu pihak yang turut mengemban amanah pembangunan bangsa. Sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, peran serta mahasiswa dalam masyarakat tidaklah dibatasi pada kewajiban akademis dan lingkungan kampus saja, melainkan juga vital pada berbagai fungsi lain di lapangan. Mahasiswa dituntut untuk secara kritis mampu terlibat lebih aktif dalam upaya pembangunan nasional, melalui proses belajar dan pengembangan ilmu pengetahuan yang diiringi pula dengan kerja nyata di lingkungan, dan pengabdian mahasiswa dibidang pembangunan masyarakat ini dapat dimulai sejak dini melalui berbagai bentuk aplikasi karya dan bakti.

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Gigi UMY angkatan 2012 bekerja sama dengan staf pengajar Program Studi Pendidikan Dokter Gigi UMY telah mengadakan Bakti Sosial Kedokteran Gigi 2015 dengan tema “Dentistry Berbagi untuk Senyum Negeri”pada Jum’at – Minggu, 05-07 Juni 2015 bertempat di Desa Gadingharjo, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, DIY dengan rangkaian kegiatan meliputi: Pengajian; Penyuluhan kesehatan gigi dan mulut   untuk anak-anak; Kaderisasi ibu-ibu PKK; Promosi kegiatan; Bilik Komunikasi Kesehatan; Pemeriksaan, pengobatan, perawatan gigi dan mulut dilakukan oleh dokter gigi muda dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta didampingi oleh co-asisten dokter dari mahasiswa Kedokteran Gigi, Pelayanan pembuatan gigi tiruan sebagian gratis yang akan dilaksanakan selama 2 hari,, Pengobatan umum gratis oleh dokter umum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Bazar Murah, Sembako Murah,

Kegiatan dibuka pada hari Jum’at malam dengan pengajian bertempat di masjid Al Barokah Kalimundu, Desa Gadingharjo, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, DIY, dengan Ustadz W.R. Lasiman, dihadiri oleh 300 orang warga desa setempat, panitia bakti sosial bekerja sama dengan remaja masjid setempat.

baksos 1

 

Lalu keesokan harinya dilakukan  pengobatan hari pertama,  beserta dengan penyuluuhan terhadap anak dan ibu PKK yang dilakukan di dua tempat terpisah, untuk pengobatan dilakukan di balai desa Gading Harjo,sedangan penyuluhan dilakukan di TK PKK Merten. Agenda pengobatan dilakukan sejak pukul 08.00WIB sampai dengan 15.00 WIB, dan jumlah pasien yang berobat secara keseluruhan sebesar 285 pasien.

 

baksos 2

 

Sedangan  penyuluhan ibu-ibu PKK dilaksanakan pada akhir dari rangkaian kegiatan yang diagendakan untuk hari pertama, dan diikuti oleh seluruh ibu-ibu PKK di desa Gading Harjo.

baksos 3

 

Setelah Itu pada sore hari nya dilakukan bazar pakaian lantas pakai.

baksos 4

 

Kegiatan ditutup pada hari minggu dengan disertai dengan penyerahan dana bantuan pada pengurus ranting Muhammadiyah dan penggurus desa Gading Harjo, dengan jumlah pasien mencapai 569 pasien.

baksos 5